Kamis, 13 Oktober 2016

Catatan di Arafah

Bila sahabat fb suatu saat nanti di undang Allah untuk menunaikan ibadah haji, selepas tiba di tendanya di arafah, bila tiba sekitar pagi hari, sempatkanlah untuk berjalan ke arah bukit arafah atau biasa disebut jabal rahmah. Disekeliling jabal rahmah tersebut terdapat jalan yang lebar dan dipenuhi banyak mobil truk container.

Mulanya saya tidak tahu persis apa isi dari truk container tersebut, hingga esok pagi nya saya baru tahu bahwa isinya adalah makanan dan minuman yang akan dibagikann kepada seluruh jamaah haji untuk sarapan dan makan siang.

Masya Allah, saya sendiri menyaksikan betapa petugas begitu antusias membagi bagikan makanan dan juga minuman yang ada dalam kendaraan. ada yang mengambil satu box makanan, ada yang mengambil 2 box makanan, dan bahkan ada yang mengambil satu kardus besar box makanan yang mungkin isinya sekitar 10 atau 20 box kecil makanan.

Belum lagi minuman yang juga di bagi bagikan. ada air mineral, ada jus dalam kemasan dan lain lain. Disini saya mulai merasakan betapa pemerintah arab saudi serta perusahaan perusahaan saudi (terlihat dari beberapa container terdapat logo perusahaan besar yang ada di saudi) dan juga masyarakatnya yang dermawan, begitu memuliakan tamu-Nya, memberi pelayanan yang luar biasa. Semoga Allah memberi ketenangan dan keberkahan untuk negeri ini dan juga negeri ku nun jauh di sana, Indonesia.

note:
catatan ini tidak bermaksud supaya kita semangat untuk mengambil pemberian dari petugas yang membagikan, hanya sebagai renungan untuk kita semua, apakah kita bisa melakukan hal yang sama setiba di tanah air, membagikan makanan dan minuman kepada yang membutuhkan. Bukankah salah satu indikator diterima tidaknya ibadah haji kita ialah ketika sepulang dari berhaji, ia akan lebih banyak bersedekah dengan memberi makan orang banyak. wallahu a'lam.

#catatanselamadimekah

●●●

Diambil dari akun pribadi tertanggal 19 September 2016

https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=10209022091286755&substory_index=0&id=1151556078

Bala-bala

Bala-bala namanya.. hampir semua orang tahu dengan kuliner khas ini, kalau di rumah di Sukabumi, biasanya saya beli di warung Uged pengkolan, harganya murah meriah 2000 rupiah dapat 3 plus dapat cabai rawit sebagai bonusnya.

Di sini, saya temukan bala bala di daerah deket aziziah, harganya 5 real dapat 4 biji plus cabe rawit nya 3 biji. Hmmmm kalo di konversikan ke rupiah, untuk saat ini satu eeal sekitar 3.420, maka 5 real sama dengan Rp 17.100 dibagi 4 jadi harga satu bala balanya Rp. 4.275, amazing banget ya, 4 ribu untuk satu bala bala hehe

Coba kalo beli bala balanya di warung Uged pengkolan, 17 rb itu udah dapat sekitar 25 biji plus cabe sepuasnya hehe

Jadi, sudahkah anda makan bala bala pagi ini? kalau belum, jangan lupa sanguan ya :D :D :D

#ceritapagi
#alhamdulillah
#menulisapayangteringat
#catatanselamadimekah

●●●

Diambil dari akun pribadi tertanggal 18 September 2016

https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=10209007918852453&substory_index=0&id=1151556078

Minat Baca

Data yang dikeluarkan oleh Badan Pusat Statisitik (BPS) mencatat pada tahun 2012 sebanyak 91,68 persen penduduk yang berusia 10 tahun ke atas lebih menyukai menonton televisi, dan hanya sekitar 17,66 persen yang menyukai membaca dari berbagai sumber seperti surat kabar, buku atau majalah.

Data lain juga didapat dari United Nations Educational Scientific and Cultural Organization (UNESCO) atau Organisasi Pendidikan Ilmiah dan Kebudayaan PBB, pada 2012, indeks minat membaca masyarakat Indonesia baru mencapai angka 0,001. Artinya, dari setiap 1.000 orang Indonesia hanya ada 1 orang saja yang punya minat baca.

Semoga kita bukan termasuk salah satu dari 999 orang yang tidak memiliki minat baca, akan tetapi termasuk 1 orang yang memiliki minat baca. Dan semoga salah satunya adalah aufarais helmarzal azmi, meskipun aufar belum bisa baca tulis hiitung, setidaknya pengenalan terhadap minat baca harus dikenalkan sejak dini.  Terimakasih untuk bundanya aufar yang udah ajak aufar jalan jalan ke book store ya..

#akucintamembaca
#minatbaca
#hobikumembaca
#membacaitumenyenangkan
#ayomembaca

●●●

Diambil dari akun pribadi tertanggal 14 September 2016

https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=10208976369223732&id=1151556078

Keinginan Sederhana

Istriku,, sama seperti dulu pertama kali bertemu, senyummu itu tak pernah berubah. Pun sampai hari ini, senyummu pun tetap sama. Jadi ingat waktu dulu ketika pertama kali melihat senyummu itu, nafas ini seolah berhenti sejenak. Ya berhenti sejenak, sambil mencoba meyakinkan hati bahwa ternyata di dunia ini, ada senyum semanis senyumanmu itu.

Satu keinginan sederhana suami mu ini, aku ingin mempertahankan senyum manis mu itu, dari mulai akad nikah kita hingga nafasku ini benar benar berhenti, untuk selamanya.

Dan aku berharap dan memohon pada Rabb pencipta alam semesta, Allah Subhanahu wata'ala, semoga senyumanmu iu bisa terbawa sampai ke sini, ketika kelak engkau bisa menunaikan rukun islam ke lima bersama-sama dengan suamimu yang romantis sedunia ini, aamiin.

Mina, 10 Dzulhijjah 1437 / 12 September 2016

#sakinahmawaddahwarohmahbersamamu

●●●

Diambil dari akun pribadi tertanggal 13 September 2016

https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=10208965624115111&id=1151556078

Permohonan Maaf Menjelang Berangkat Haji

Alhamdulillah, segala puji hanya milik Allah semata, rabb semesta alam. Shalawat serta salam senantiasa tercurah kepada nabi dan suri teladan kita, nabi Muhammad shallallahu alaihi wasallam.

Sahabat facebook dimana pun berada, yang kebetulan membaca postingan saya di pagi hari ini, baik yang mengenal saya secara pribadi didunia nyata maupun yang hanya mengenal saya melalui media sosial facebook ini, secara pribadi dan segenap kerendahan hati, saya dengan ini memohon maaf atas segala kekhilafan, baik yang disengaja maupun yang tidak disengaja.

Mohon maaf apabila ada status facebook saya serta perilaku, tutur kata dalam keseharian saya yang pernah menyinggung dan atau menyakiti perasaan sahabat facebook semua. Serta mohon maaf apabila ada janji-janji saya yang belum tertepati dengan baik.

Sebagai manusia biasa, pastinya takkan pernah luput dari kesalahan, semoga sahabat facebook semua dapat berbesar hati untuk dapat memaafkan segala kekhilafan saya selama ini.

Batas usia seseorang tiada yang tahu, kecuali pemilik diri ini, Allah Subhanahu wata'ala. Kematian bisa datang kapan saja dan dimana saja, hanya Allah yang tahu. Yang terpenting ialah sebagai hamba kita hanya diminta untuk mempersiapkan diri menghadapi kematian dengan berbekal ketaqwaan dan amal sholeh yang kelak akan menjadi bekal kita di akhirat. Kampung akhirat yang kekal abadi.

Ketika kaki ini melangkah keluar rumah dan memantapkan hati memenuhi panggilan-Nya untuk berhaji, saya titipkan istri serta anak saya tersayang ananda aufa, kepada pemiliknya yakni Allah subhanahu wata'ala, semoga Allah menjaga mereka semua. Karena hanya Allah subhanahu wata'ala sebaik-baik pelindung.

Ketika kaki ini melangkah untuk memenuhi panggilan-Nya, dan apabila kematian menjemput, semoga kematian ini adalah kematian yang khusnul khotimah. Ketika saya dibangkitkan kelak, saya mengenakan kain ihram yang saya kenakan ketika memenuhi panggilan-Nya dalam berhaji.

Akan tetapi bila Allah menghendaki lain, apabila Allah memberi saya usia yang panjang, semoga seusai prosesi ibadah haji ini, saya menjadi manusia yang terlahir kembali seperti bayi yang baru dilahirkan, bersih tanpa dosa, dan mendapat balasan berupa surga. Menjadi haji yang mabrur, Aamiin.

Terakhir, terimakasih untuk istri tercinta bundanya aufarais helmarzal azmi, bunda Ryan Sulistiana yang sudah ikut mempersiapkan perlengkapan keberangkatan saya, alhamdulilah semua daftar perlengkapan yang diberikan sudah diceklis semua, mulai dari kain ihram, face masker, sprayer dan payung untuk bekal wukuf di arafah nanti, alhamdulillah sudah lengkap semua. Semoga kelak kita bisa berangkat ke tanah suci bersama-sama ya. Dan terimakasih untuk kakak tersayang teh evi yang sudah mensupport adiknya ini.

Dan yang terpenting dari semua yang telah saya persiapkan itu adalah bekal taqwa.. sebagaimana yang telah Allah firmankan dalam surah al baqarah ayat 197.

"(Musim) haji adalah beberapa bulan yang dimaklumi, barang-siapa yang menetapkan niatnya dalam bulan itu akan menger-jakan haji, maka tidak boleh rafats, berbuat fasik dan berbantah-bantahan di dalam masa mengerjakan haji. Dan apa yang kamu kerjakan berupa kebaikan, niscaya Allah mengetahuinya. Ber-bekallah, dan sesungguhnya sebaik-baik bekal adalah takwa dan bertakwalah kepadaKu hai orang-orang yang berakal." (Al-Baqarah: 197)

Semoga Allah membekali saya dengan bekal taqwa, semoga Allah mengampuni dosa dosa saya, semoga Allah mudahkan kebaikan untuk saya di mana pun saya berada. Aamiin ya robbal a'lamiin..

Mekah, 7 Dzulhijjah 1437 Pkl 05.20 waktu arab saudi

#fabiayyiaalaairobbikumaatukadzdzibaan
#alhamdulillah
#insyaAllah
#performinghajj

●●●

Diambil dari akun pribadi tertanggal 9 September 2016

https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=10208930827165209&id=1151556078

Milad Sefta yang Ke 23

Selamat milad yang ke 23 ya untuk adikku Sefta Helmi Sera. Semoga di usianya yang sekarang ini, pola pikirnya semakin dewasa, memiliki blue print yang matang dalam merencanakan kesuksesannya di dunia dan akhirat kelak, dan tidak hanya sekedar blueprint saja akan tetapi juga diikuti oleh aksi nyata untuk menggapai semuanya.

Pesan a di hari kelahiranmu ini, jadilah dirimu sendiri. setelah engkau menemukan jatidirimu, maka tetaplah dalam jati dirimu itu yang apa adanya, sederhana, ramah, penuh semangat dan senantiasa memandang positif kehidupan ini. percayalah kehidupan ini memiliki sejuta makna bila kita mampu memandangnya dengan baik disertai penuh rasa syukur pada rabb semesta alam, Allah subhanahu wata'ala..

Perbedaan kita hanya terletak dari waktu dilahirkannya kita ke dunia yang fana ini. A ditakdirkan lahir kedunia ini 7 tahun lebih awal dari tha, itu saja. kita punya orang tua yang sama, saudara yang sama dibesarkan ditempat yang sama. Yang membedakan pada akhirnya ialah bagaimana cara kita memahami kehidupan ini. itu saja. kita punya teman teman yang berbeda. kita membaca buku yang berbeda, kita sekolah ditempat yang berbeda, mengenyam ilmu pengetahuan yang berbeda. Yang mungkin faktor fsktor itulah yang membentuk kepribadian kita yang berbeda pula.

Terlepas dari perbedaan perbedaan itu, a bersyukur punya adik seperti tha. Ada beberapa hal yang a kagum dari tha, dan a coba aplikasikan di kehidupan sehari-hari. A lebih tua 7 tahun dari tha, itu sebuah fakta, tetapi itu bukan suatu jaminan kalau a lebih baik dari tha. Bukan pula suatu jaminan kalau a jauh lebih dewasa dari pada tha. Lebih tua iya, tapi lebih dewasa belum tentu.

Kalau ada sikap dan perilaku dari a yang baik, ikutilah, jadikan perilaku itu juga menjadi bagian dari diri tha. Akan tetapi, bila ada sikap dan perilaku a yang jelek, jangan pernah tha ikuti apalagi jadi suatu pembenaran dalam bertindak. Jangan pernah.

Maaf bila ucapan milad ini terlalu panjang di bacanya, pada akhirnya a berdoa semoga tha diberi usia yang berkah, usia yang senantiasa dipenuhi ketaatan, rezeki yang halal dan baik, harta yang dibelanjakan dalam keridhoan Allah, ilmu yang bermanfaat dunia akhirat, dapat terwujud cita-citanya, serta di beri kemudahan dan kesempatan untuk dapat membahagiakan kedua orang tua kita yang semakin hari semakin menua. Doakanlah mereka selalu, semoga Allah ampuni dosa dosa kedua orang tua kita dan Allah beri kasih sayang kepada keduanya sebagaimana mereka menyayangi kita sewaktu kecil. Aamiin.

Dan terakhir, jangan lupa bahagia :)

saudaramu,

Rizal Setiawan Azmi

●●●

Diambil dari akun pribadi tertanggal 2 September 2016

https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=10208870479216548&id=1151556078

Norma yang Terkikis Habis

sejatinya, norma norma berupa penghormatan, kesetaraan, cinta dan kasih sayang ada dan melekat dalam sebuah bangsa dimanapun dibelahan dunia ini, tanpa terkecuali. norma norma ini lahir dan diteruskan secara turun temurun dari generasi ke generasi berikutnya.

hanya saja dalam pejalanannya, norma norma tersebut perlahan mulai terkikis habis yang diakibatkan oleh munculnya ke egoisan diri dan kelompok masyarakat, adanya rasa diri dan kelompok yang paling benar, adanya rasa saya yang paling berkuasa, saya yang paling memiliki segalanya, saya yang paling sempurna dan sifat sifat rakus nan tamak yang dimilik oleh sekelompok orang yang (dalam perjalannya) mempengaruhi kehidupan sebuah bangsa secara umum dan berlangsung masif.

yang pada puncaknya akan menimbulkan konflik, pertikaian satu sama lain menjadi sebuah keniscayaan, rasa penghormatan dan persaudaraan hilang, yang ada adalah benturan kepentingan individu dan kelompok. yang tersisa hanyalah kepahitan akibat dendam dan permusuhan yang tak pernah selesai.

solusinya adalah dengan menjalankan ajaran agama secara menyeluruh. menjalankan perintah Allah SWT dengan penuh kesadaran dan keikhlasan serta penghambaan. taat serta patuh atas apa yang telah Allah perintahkan. semua itu dilakukan dalam hal hubungannya manusia dengan sang Pencipta, habluminnallah.

serta menjalankan sunnah Rosulullah sallallahualaihi wasallam dengan penuh kecintaan, meneladani keseharian beliau sallahualahi wasallam dalam hal hubungan antara sesama manusia, hablumminannaas.

semoga dengan pengamalan habluminallah dan habluminannas dalam kehidupan sehari hari tersebut, akan terbentuk suatu masyarakat yang penuh kemuliaan, perdamaian dan cinta kasih. yang pada akhirnya, sebagai ummat islam yang menjadi mayoritas kita akan membawa rahmat bagi sekalian alam. yang pada gilirannya akan terbentuk sebuah negeri baldatun thoyyibatun warobbun ghofuur yang dicita citakan.

wallahu'alam

#renunganmalam
#selamatkanindonesiakita

●●●

Diambil dari akun pribadi tertanggal 22 Agustus 2016

https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=10208783599404607&id=1151556078